Text
Konteks Sejarah Islam Dalam Tatanan Global Multipolar
Akhir-akhir ini, Islam selalu 'berhadapan' dengan Barat, baik di Timur Tengah. Jazirah Arabia, Afrika Utara bahkan sampai di Asia Tenggara. Islam seakan menjadi 'wabah baru' abad kapitalis, abad global. Islam yang tidak dapat seiring atau tidak dapat mengimbangi iklim global yang bernuansa pada pasar, dianggap sebagai virus atau penyakit. Dimana ada Islam, iklim pasar global selalu terhambat. Dimana ada Islam disitu karakter pasar global tidak dapat menyatu; kebebasan, persamaan, dan persatuan; hedonis, konsumtif, merket, individualis, kasar, kaku, tak punya malu, dan serba 'harta benda' tidak dapat tumbuh pesat dan 'kilat'. Sementara negara-negara berpacu mengeksploitasi SDM, SDA untuk menjadi harta-benda, untuk menjadi kemewahan; dalam iklim dunia kelalaian, dunia impian, dunia igauan; dan serba halusisnasi; itulah dunia saat ini.
| A20-1H00368 | 297.9 MUH k | RAK (H) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain