Buku ini ditulis dengan benar-benar serius, dan membutuhkan keseriusan pula dalam membacanya. Ia memuat begitu banyak sisi menarik dan signifikan untuk dikaji dan dijadikan pijakan teoretis bagi para pegiat studi Al-Qur'an dalam upaya menyingkap dimensi-dimensi samar yang menjadi kehendak Tuhan, agar senantiasa sejalan dengan konteks ruang dan waktu yang beragam ini.
Buku ini mengupas tuntas misteri identitas, perjalanan sejarah, dan keteladanan kepemimpinan Zulkarnain sebagai penguasa adil penakluk wilayah Timur dan Barat berdasarkan sumber Al-Qur'an dan literatur sejarah.
Al-Qur'an sebagai kitab petunjuk seharusnya tidak hanya dijadikan bacaan ritual semata, tetepai ia juga harus dipahami, dihayati, dinikmati, dan diamalkan. Akan tetapi, untukmemenuhi hal tersebut tidaklah mudah. Dibutuhkan pernagkat keilmuan yang memadai. Di sinilah nilai penting studi stilistika dalam pembacaan Al-Qur'an.
Buku ini berusaha mengungkap makna-makna Al-Qur'an yang vemerlang bak mutiara yang selalu bersinar jernih, melampaui batas-batas dimensi waktu dan tempat. Sebagai kitab petunjuk, kehadiran Al-Qur'an selalu dinantikan untuk dijadikan sumber dan pedoman dalam memecahkan segala problem kehidupa yang semakin kompleks.