Buku ini berisi sajak-sajak Cina yang ditulis oleh penulis selama perjalanannya di berbagai tempat di Taiwan. Cina memiliki sejarah persajakan yang kuat dan panjang. Nama-nama seperti Tu Fu, Li Po, dan lain-lain sampai hari ini masih dikaji sajak-sajaknya.
Novel ini menceritakan perjalanan Abdur, seorang jurnalis yang harus menavigasi intrik ruang redaksi sambil meliput kasus pembunuhan misterius istri seorang perwira polisi. Di tengah persaingan media dan konflik politik di tempat kerja, Abdur berupaya mengungkap kebenaran di balik kasus pembunuhan tersebut yang penuh konspirasi, sembari menyelesaikan konflik asmara pribadinya dengan Inayah.
Buku ini berisi sajak yang dapat menjadi pintu masuk bagi siapa saja ke dunia puisi.