Generasi baru muslim telah lahir dari rahim sejarah, tanpa kehadiran sang Ayah, tidak di tunggui saudara-saudaranya. Kelahirannya bahkan tidak terdengar oleh muslim lainnya. Mereka adalah generasi baru yang kini bermwkaran dalam satuan-satuan lain, seperti negara, bangsa, daerah, partai, ormas, kelas usaha, dan lainnya.
Novel iini menceritakan proses pewarisan nilai-nilai jawa dan perubahan sosial di sebuah kecamatan. benturan tokh-tokohnya yang mewakili kelas priyayi agraris, won cilik, birokrat dan pedagang kapitalis dikisahkan dengan segar dan jenaka.